mungkin kau akan anggap aku lemah dengan segala tangisan yang ada padaku. taukah kau? itu sama sekali bukan kelemahanku, justru itu yang membuat diriku makin kuat, bahwa hidup memang harus kembali ke realita. setelah semua kebahagiaan yang kau berikan selama ini, indah sekali. tapi dalam sekejab, semuanya terasa pahit. hanya harapan - harapan semu yang terjadi kemaren. hanya semu. entah aku yang terlalu naif untuk mempercayaimu, entah kamu yang terlalu tega padaku. mungkin saja dua - duanya, naif dan tega. cukup sakit yang kurasakan, setelah jatuh cinta dan duka mendalam datang secara bersamaan. aku lebih memilih jatuh cinta saja atau patah hati saja. tapi kenapa dua - duanya datang padaku dalam waktu dan ruang yang sama, bahkan pada orang yang sama. dan setelah kupikir, mungkin ini saatnya aku menjauhimu, bukan dari segi ruang dan jarak secara konkret. tapi hatiku akan meninggalkanmu. sedikit demi sedikit, ini akan jadi pembiasaan dan waktu akan menghapus segalanya. semoga saja ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar