banyak orang - orang yang kukenal, ternyata masih menganut politik apartheid. prinsip yang sebenarnya sangat dikecam dalam agamaku. sebenarnya aku tergolong orang yang tak suka membahas ras, warna kulit, kualitas kecantikan fisik dsb. aku tak suka membahas itu, karena menurutku setiap ciptaan Tuhan itu sangat indah. tapi berhubung masih banyak yang tak sepaham denganku, baiklah, aku kira perlu sedikit luapan hati tentang hal ini.
dulu, aku pernah punya hubungan khusus, yang dalam istilah sekarang "pacaran" dengan seseorang yang keluarganya agak melecehkan warna kulit. jujur, aku tak suka individu yang suka menghina. memang aku punya kulit berwarna sedikit coklat, bisa disebut sawo matang. temanku ini katanya dari keluarga berkulit putih. dan akhirnya, akupun tidak disenangi keluarga temanku, hanya karena alasan fisik. kejam bukan politik apartheid itu? bisa membuat seseorang yang tak bersalahpun menjadi tidak disenangi.
selanjutnya, aku mulai mengenal seseorang. dia laki - laki, salah seorang temanku di tempat kerja. awalnya aku kira dia sangat baik. tapi bulan demi bulan berlalu, akhirnya aku punya penilaian tersendiri tentangnya. dia suka mencemooh orang berkulit gelap ataupun fisik yang tidak cantik / tampan. aku rasa dia tidak sadar, manusia itu siapa yang menciptakan? jika dia menghina makhluk, hakikatnya dia sedang menghina sang khalik. beberapa orang bahkan pernah tersinggung oleh kata - katanya, termasuk aku. sungguh memprihatinkan jika seseorang menghina ciptaan khaliknya sendiri. menurutku, itu dosa.
waktu demi waktu berlalu, dan ku kira hampir semua orang memiliki sifat qabil. aku jadi takut, bahkan aku takut jika aku menjadi golongan itu. untuk menghindari ini, aku mulai dari diriku sendiri. bahwa kita sesama manusia, dilarang saling menjelekkan, saling menjatuhkan, saling menghina. karena hal yang sepelepun jika tidak disyukuri dan dibawa ke arah kebaikan bisa saja menjadi bencana dan sumber pertengkaran.
jadi, berusahalah untuk menjadi orang yang bisa menghargai orang lain tak peduli bagaimana orang itu. hargailah, syukurilah hidupmu. jangan habiskan untuk menilai hal yang tak perlu dinilai. menghina yang sebenarnya tak pantas kau hina. lebih baik, mari lakukan perubahan diri, jaga hati, jaga lisan, jaga anggota tubuhmu. bahagiakan hatimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar